Langsung ke konten utama

Hujan kemarin

Hujan kemarin Hari libur .. enaknya dirumah santai dan menikmati waktu bersama keluarga sebut saja aku dengan Rani, aku merupakan siswa kelas XII SMK di salah satu SMK di kabupaten Tasikmalaya, hobbi ku diam di ruang tamu yang berkacakan kelam sehingga orang yang melihat rumah ini seperti kosong tanpa penghuni namun jika dari dalam ? Pada hari minggu tepatnya pukul 14.15 W.I.B aku duduk diam di kursi ruang tamuku sambil memandang ke jalan gang pln dari kaca jendela , pada saat itu mamahpun menghampiriku disana kita besendagurau sejenak situasi pun hening aku kembali memandang ke arah jalan gang, disana terlihat ada 2 orang pemuda sedang berjalan dan tepat dimana aku duduk ia berhenti, ia pun dengan percaya diri bercemin, ia mengibaskan rambutnya dan mempraktekan beberapa gaya di kaca jendela rumahku ,tanpa ia tau bahwa di dalamnya ada aku dan mamah sedang memperhatikan, dengan spontan akupun tertawa terbahak-bahak dan iapun dengan kawanya serentak lari dan tertawa .. dan sialnya aku malah di marahin mamah gak sopan katanya ,, Keesokan harinya .. aku ini di juluki syetan facebook , ya mungkin karena aku terlalu mengandalkan facebook sebagai media permainanku, dan setiap harinya aku menghabiskan waktuku di facebook , ketika ku buka facebook danku temukan berita baru atau di beranda posisi paling atas, ku temukan sebuah akun facebook milik “QINQIN DOANX” yang menggugah fhoto profilnya ,dan entah kenapa aku merasa tertarik akan fhoto tersebut, ku perhatikan wajahnya , “perasaan pernah lihat , tapi dimana?” namun lamunanku berlalu, aku like (y) saja fhoto unggahan orang itu , dan tidak lebih dari 2 menit di Notifications atau pemberitahuan ku temukan hampir 30 notification tersebut dari Qinqin doank yang membalas 1 like dengan puluhan like , dari sana ku mulai chattingan dengan dia karena merasa balas budi dari like.nya . mungkin awalnya hanya basa-basi , di awali dengan “TFL Thank’s For Like” dan diapun membalas “okey , eh kamu tuh yang menertawai aku kan” aku pun langsung tertuju pada cowo yang bercermin di kaca jendela rumahku , ku lihat lagi profil nya kulihat photo dia, ku amati dan ya ternyata benar dia yang kemarin bercermin.”iya ,hehehe” diapun membalasnya dengan nada sedih “kenapa? Jelek ya” akupun menjawab “ngak kok lucu aja” nah dari sinilah kita mulai berkenalan dia bernama Qinqin anak kampung sebelah yang sekolah di Madrasah Aliah yang berada di kampung sebelah juga, nah aku tertarik sih dia itu orangnya udah ganteng, tinggi,puRan lagi. Pokoknya is perfeck deh . nah setelah itu aku cerita ma mamah dan mamah bilang “cielah dari ngaca jadi cinta” dari sana aku mencari tau dari sahabatku Handa namanya , dan yes orang yang tepat! handa mengetahui semua hal tentang qinqin ternyata rumahnya gak jauh-jauh amat dari rumahku jalan sebentar udah nyampe , nah pada saat itu qinqinpun mengajak kita ketemuan namun entah kenapa ia keukeuh pengen malem, dan tempatnya ingin di Taman Borosngora , padahalkan dari rumah ke Taman Borosngora itu membutuhkan jalan yang agak melelahkan , namun aku iyakan saja , setelah itu aku melihat propil nya lagi di jejaring social facebook dan OH TIDAK ! ku temukan ia men-tag photo pada cewe dan pada waktu yang bersamaan ku batalkan pertemuan itu aku terlanjur kecewa walaupun sebenarnya ingin sekali aku melihat dia lagi , setelah aku tau asal-usulnya akupun cerita pada mamah ku dan bapak . dan shock aku mendengarnya ternyata mereka mengenal baik ibu dari qinqin dan disini mereka mulai tidak menyetujui hubungan antara aku dan qinqin karena mereka tau qinqin hanyalah seorang anak yatim dan ibunya merupakan janda dengan 4 orang anak yang ekonominya agak minim , bapak yang sangat keukeuh menyuruhku menjauhi qinqin , dan mamahpun ikut-ikutan membela bapak . tapi entah kenapa semakin dilarang semakin di ancam malah semakin kuat ingin berhubungan dengan dia , dari sana aku mulai menyukai lagu judika yang berjudul mama papa larang , sesuai banget kan dengan yang kualami . Dari awal aku melihat qiqin bercemin di kaca jendela itu aku mulai menyukai sesosok qinqin , aku tak peduli ia terlahir dari keluarga miskin ataupun kaya , toh siapa yang tau masa depan coba? Aku melawan perintah dari orang tua , dengan kenal qinqin hidupku berubah aku berpikir aku yang biasanya ogah-ogahan dalam ibadah kini aku rajin karena aku berpikir dia mungkin anak baik dan dia harus mendapatkan anak baik pula, akupun belajar menjadi orang yang lebih baik demi mendapatkan seorang qinqin , Suatu hari aku bermain ke temanku Dian namanya, yang berjualan di Objek Pariwisata Situ lengkong, disana aku menceritakan semua tentang qinqin dan berharap bisa ketemu dia , dan ketika ku melamun melihat jalan raya dengan lalu lalang orang di dalamnya ku perhatikan 2 orang pemuda berjalan dari arah timur dan ya dia qinqin , qinqinpun melihat kearahku ia mencoba menatapku namun aku tak membalas tatapan itu aku belum siap mental tuk bertemu seseorang yang aku tertawai namun ketika aku mencoba menanggahkan kepalaku sayangnya dia sudah tidak ada, hanya beberapa detik saja .. sungguh bahagia tiada tara Tepat tanggal 17 September aku dan handa menjadi MC di acara ulang tahun adeku , ketika prepare aku duduk di teras rumah dan kata handa “ ada qinqin “ dan ku tengok ke sebelah kanan ternyata benar tiba-tiba jantung berdegup kencang bibirku bergemetar dan ketika ia lewat ia memberikan seutas senyuman yang sampai saat ini selalu terbayang , namun kecewa pas esoknya aku dan handa ketemu dia lagi dan CUEK nya minta ampun ku perhatikan dia dan berharap ia tengok kebelakang kearahku dan handa berdiri, namun sama sekali ia tak menengok ia luruss aja tak mempedulikan, dari sana aku mulai gak suka ma qinqin aku serasa di tampar ribuan kali tepat dihati Sadar Ran sadar ! ya dari sana aku sadar mungkin aku tak pantas untuk dia, dari sana aku kalut, ku coba biasa saja namun ketika aku bermain dengan teman ku yang mondok di Madrasah Aliah namanya Aryati , ketika itu akupun curhat ma dia , setelah itu ada seorang wanita cantik menhampiri kami dan aryatipun bilang kepada wanita itu “ini pacarnya qinqin” dan aku sontak langsung bilang “bukan-bukan!” dan wanita itu hanya tersenyum ramah kepadaku , dan ternyata wanita dengan senyuman ramah itu kakaknya qinqin, haduh semakin malu aku pipi memerah rasanya ingin pergi dari tempat itu namun aryati selalu saja mencegahku .dari sana aku mulai kalah dengan mentalku aku putuskan tuk melupakan seseorang yang berkaca di jendela rumahku , 2 bulan kemudian .. kini aku tak peduli lagi dengan berita ,gossip atau apalah tentang qinqin , karena full aku telah melupakanya tapii sebelum kejadian hujan kemarin . Jum’at di masjid ujung gang ini , ,tepatnya jam 13.15 aku dan handa hujan-hujan mengenang masa kecil dulu , kamipun bermain ke ujung jalan gang ini dan ternyata ada qinqin dia memperhatikan ku aku malu setengah mati , kenapa harus ada dia sih ? akupun tak mempedulikanya aku senang dengan hujan yang membasahi tubuhku semua rasa malu itu luntur dengan hujan yang mengguyur . bersenang-senang bercanda tawa ,kaya anak kecil sih, emang. tapi inilah cara kami mencari sebuah kesenangan . Keesokan harinya.. aku berpikir si qinqin pasti update ya mungkin updatenya centil atau apake dan yang tidak di sangka ternyata pikirku benar kemarin dia memperhatikanku dia bilang dalam chatt “jangan hujan-hujanan mulu hey” nah gara-gara hujan kemarin aku kembali dekat dengan qinqin dan dari sini aku tau bahwa dia telah mengenalku ,sulit untuk ku percaya kini rasa mulai ada lagi walau tak sebesar dulu namun yang pasti hujan kemarin tlah memberikan makna yang terindah untukku .. dari sinilah dia selalu bercermin tanpa malu ada yang mentertawai 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menurut Gue

Menurut gue, kesempatan itu gak datang dua kali. Ketika ada kesempatan maka manfaatkan kesempatan itu jangan lo sia-siain, dalam hubungan ketika dia tak bisa memperjuangan kesempatan itu sulit untuk memberikan kesempatan ke-2 itu bagi gue ya.  Menurut gue, jika sebuah kepercayaan telah hancur di kesempatan pertama, dan buat gue kecewa. Gue gak mau kembali kecewa, gue gak mau ambil resiko jika suatu saat dia melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Menurut gue, sabar itu penting. Coba aja lo sabar mungkin ceritanya gak bakalan gini, gak bakalan ada yang  kecewa dan dikecewain, coba deh berpikir lebih positif ke arah depan jangan nengok ke belakang mulu, apa sih mikirin masa lalu, yang malah bikin lo semakin terpuruk dan tersesat, sedih gak jelas, sakit iya. Menurut gue, ketika lo mencoba bangkit dari keterpurukan lo, lo harus bisa menghapus semua potret tentang dia di hati lo, jangan setengah-setengah kalo lo ingin cepet Move on, ya mungkin lo susah lupain dia, ...
Kesalahan fatal yang gue buat skenarionya sendiri, remaja labil seperti gue emang sulit menetapkan sebuah perasaan kadang gue bilang "suka banget", "cinta banget", "sayang banget" tapi tak jarang gue juga bilang "benci banget". Pernah gak sih lo pikir saat remaja kayak gini kita tuh kayak orang gila kadang mesem-mesem sendiri, ketawa sendiri, bahkan marah-marah sendiri. Itulah remaja emosinya masih memuncak dengan hati yang masih labil. Ketika telah mengenal cinta ada dua pilihan, hancur atau bahagia. Bagi lo yang masih sekolah jangan harap prestasi lo naik ketika lo tlah mengenal problem cinta. Gue sendiri korbanya hahaha malah curhat, prestasi turun, nilai ujian anjlok, belajar gak fokus, pikiran kita gak singkron dengan hati. Situasi seperti ini yang sering di alami kita jika kita mengenal apa itu problem cinta. lo tau Galau? iya Galau, pernah ngerasain? Bohong banget kalo lo gak pernah ngerasain apa itu galau toh dari anak kecil ...

Qori, Pencuri Kepingan Hati

Dalam membaca Al-Qur’an harus menjaga ucapan agar tidak keluar dari kaidah makhorijul huruf dan shifatul huruf serta melantunkan suara agar merdu terdengarnya, namun ada yang lebih penting dari itu yakni memahami akan makna yang ada di dalamnya kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari Alloh S.W.T berfirman “Orang-orang yang kami turunkan kitab kepadanya, mereka membaca dengan sebenar-benarnya” (QS.Al-baqaroh:121). Imam Al-Ghozali berkata bahwa membaca Al-Qur’an dengan sebenar-benarnya adalah mengikut sertakan lisan,akal,dan hati. Akupun hanya bias terkagum-kagum dengan suara sang qori   yang setiap qobla subuh dan maghrib melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, ia membacanya dengan hati sehingga aku terhanyut mendengarnya, aku semakin penasaran siapa yang membaca ayat suci Al-Qur’an semerdu itu. Sepengetahuanku hanya pak ustadz Solihin dan pak Rois yang selalu mengaji di mesjid Al-falah, bahkan aku sudah hafal akan suara mereka. Namun akhir-akhir ini ada suara baru yang m...