Langsung ke konten utama

Menurut Gue

Menurut gue, kesempatan itu gak datang dua kali. Ketika ada kesempatan maka manfaatkan kesempatan itu jangan lo sia-siain, dalam hubungan ketika dia tak bisa memperjuangan kesempatan itu sulit untuk memberikan kesempatan ke-2 itu bagi gue ya. 

Menurut gue, jika sebuah kepercayaan telah hancur di kesempatan pertama, dan buat gue kecewa. Gue gak mau kembali kecewa, gue gak mau ambil resiko jika suatu saat dia melakukan hal yang sama seperti sebelumnya.

Menurut gue, sabar itu penting. Coba aja lo sabar mungkin ceritanya gak bakalan gini, gak bakalan ada yang  kecewa dan dikecewain, coba deh berpikir lebih positif ke arah depan jangan nengok ke belakang mulu, apa sih mikirin masa lalu, yang malah bikin lo semakin terpuruk dan tersesat, sedih gak jelas, sakit iya.

Menurut gue, ketika lo mencoba bangkit dari keterpurukan lo, lo harus bisa menghapus semua potret tentang dia di hati lo, jangan setengah-setengah kalo lo ingin cepet Move on, ya mungkin lo susah lupain dia, dan akan ada masanya ketika lo telah menghapus dan melupakan dia dari memory lo dia datang membawa sebuah harapan dan mimpi baru di kesempatan ke-2, tapi yakin lo mau nerima dia lagi ? yang jelas-jelas kemaren di kesempatan pertama dia gak pernah serius memperjuangkan lo, dia gak pernah sabar buat menunggu lo, dia tak pernah mendengarkan lo!

Menurut gue, cari teman, pasangan, sahabat lebih selektif aja lagi, jangan sampai dia bikin kecewa lo, kesempatan pertama itu jangan lo sia-siain, lo harus buktiin ma dia bahwa semua yang ke2 gak enak, beda ! jadi ketika lo tlah di beri kesempatan maka manfaatkan dengan baik waktu yang berharga itu.

Menurut gue, memberikan dia kesempatan, buat dia merubah itu penting, tapi yakin hati lo yang uda tergores bisa berubah gitu aja ? Menurut gue sih enggak !

Jadi menurut gue kesempatan ke-2 itu gak pernah ada, walaupun ada gue hanya akan melihat perubahan dia tanpa dia kembali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesalahan fatal yang gue buat skenarionya sendiri, remaja labil seperti gue emang sulit menetapkan sebuah perasaan kadang gue bilang "suka banget", "cinta banget", "sayang banget" tapi tak jarang gue juga bilang "benci banget". Pernah gak sih lo pikir saat remaja kayak gini kita tuh kayak orang gila kadang mesem-mesem sendiri, ketawa sendiri, bahkan marah-marah sendiri. Itulah remaja emosinya masih memuncak dengan hati yang masih labil. Ketika telah mengenal cinta ada dua pilihan, hancur atau bahagia. Bagi lo yang masih sekolah jangan harap prestasi lo naik ketika lo tlah mengenal problem cinta. Gue sendiri korbanya hahaha malah curhat, prestasi turun, nilai ujian anjlok, belajar gak fokus, pikiran kita gak singkron dengan hati. Situasi seperti ini yang sering di alami kita jika kita mengenal apa itu problem cinta. lo tau Galau? iya Galau, pernah ngerasain? Bohong banget kalo lo gak pernah ngerasain apa itu galau toh dari anak kecil ...

Qori, Pencuri Kepingan Hati

Dalam membaca Al-Qur’an harus menjaga ucapan agar tidak keluar dari kaidah makhorijul huruf dan shifatul huruf serta melantunkan suara agar merdu terdengarnya, namun ada yang lebih penting dari itu yakni memahami akan makna yang ada di dalamnya kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari Alloh S.W.T berfirman “Orang-orang yang kami turunkan kitab kepadanya, mereka membaca dengan sebenar-benarnya” (QS.Al-baqaroh:121). Imam Al-Ghozali berkata bahwa membaca Al-Qur’an dengan sebenar-benarnya adalah mengikut sertakan lisan,akal,dan hati. Akupun hanya bias terkagum-kagum dengan suara sang qori   yang setiap qobla subuh dan maghrib melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, ia membacanya dengan hati sehingga aku terhanyut mendengarnya, aku semakin penasaran siapa yang membaca ayat suci Al-Qur’an semerdu itu. Sepengetahuanku hanya pak ustadz Solihin dan pak Rois yang selalu mengaji di mesjid Al-falah, bahkan aku sudah hafal akan suara mereka. Namun akhir-akhir ini ada suara baru yang m...