Langsung ke konten utama

GELAS KACA


Ku pinta dia memecahkan gelas itu ! Jika dia ingin mendapatkan maaf dariku ! Kupinta lagi ,pecahkanlah gelas itu ! Tapi dia malahdiam … Kebahagiaan ku tiada tara dia adalah orang yang pertama kali menjadi imam dalam sholatku dia adalah pria yang pertama kali berani ke rumahku dan dia adalah orang yang pertama kali mengenalkan aku pada keluarga besarnya dan diapun orang yang pertama kali membuat aku terpuruk terjatuh frustasi gila ! Ketika ku berangkat sekolah seperti biasa aku melihat di gerbang sekolah itu ada dua orang sejoli yang lain dia itu adalah seseorang yang selalu aku banggakan di hadapan teman-teman ku tapi kini yang ada disampingnya bukan aku lagi melainkan orang lain ,aku tak peduli saat itu aku mencoba tegar dalam situasi apapun ketika melewati gerbang itu seolah-olah mereka merencanakan semuanya mereka bermesraan di hadapanku . aku tertunduk namun tak memperlihatkan rasa kesalku. Kejadian itu sudah beberapa kali berulang entah itu di kantor guru, dilapangan,dikantin ,bahkan di social mediapun mereka mencoba mengejekku , rasa sabar ku tak dapat aku tempung semut aja kalau di ganggu ia dapat mengingit apalagi aku ? seorang manusia yang diberikan hati dan nurani ,tapi untungnya aku masih bias sabar menahan semua amarah yang mengenjolak . Suatu hari aku tak berangkat sekolah karena sudah ada berita bahwa sekarang gurunya rapat untuk  kurikulum 2013 dan sekolah kamipun baru selesai UAS jadi aku berani untuk bolos sekolah , paginya aku sedang bersedagurau dengan ribuan burung di perkarang rumahku duduk sambil bernyanyi dengan ilalang , aku pun menyapa sang mentari yang tersenyum padaku , namun ku dengar suara motor dari sebelah kiri , ku perhatikan suara itu layaknya sambaran petir yang menyambar tumbuhku , ternyata suara motor itu mereka . akupun tak sadar tubuh ku melayang ku berjalan menuju rumah , padahal jalan ini dulu adalah kenangan kita berdua banyak cerita indah di dalamnya namun kenapa? Kenapa kau menggores luka di atas kenangan kita ? kenapa kau membuat cerita baru di atas puing-puing kenangan yang selalu aku jaga keindahanya kenapa? Aku menangis tertahan ,batin tersiksa ..sambaran petir itu begitu mematikanku . kucoba melupakan hal itu ,, Suatu hari aku dengar dari kawan-kawan dan beritaburung yang ada ternyata mereka putus dikarenakan mereka tak sejalan , akupun tak menggubris hal yang mereka bicarakan , dan kulihat di  gerbang itu kini hanya ada seorang diri tidak ada sepasang sejoli lagi aku hanya bias tersenyum akhirnya tidak ada yang mencabik-cabik hatiku lagi .. 1 Minggu kemudian.. dia mencoba menghubungi ku lagi , dengan meminta nomor hanphone ku dari teman-temanku , dia mencoba menungguku di depan kelas namun kuhiraukan begitusaja , diapun nekad menandatangi rumahku , aku lihat kesungguhanya untuk meminta maaf padaku namun goresan itu telah melekat dan tak dapat dipulihkan lagi. Akupun tak menghiraukanya aku lari ketempat kenanganku denganya dulu, disana ku menuliskan semua yang dulu pernah aku lakukan dengan dia disana , aku tersenyum melihat tihang yang dulu aku peluk dan kau bersandar disana , aku tersenyum ketika melihat jalan yang sunyi bunga yang bermekaran bulan yang bersinar seolah menjadi saksi atas kenangan yang pernah aku ukir disana namun tiba-tiba diapun datang menghampiriku dia merebut buku kecil dari genggamanku dia membacanya , dia berlutut dan mengenggam tanganku dia meminta maaf tuk kesekian kali , dan ku berikan gelas itu . dan diapun mengerti dia pun pecahkan gelas itu di tihang kenangan kita , setelah itu dia bertanya apa maksud semua ini ? akupun tersenyum dan berkata coba kau ambil setiap serpihan gelas kaca itu dan kau coba susun kembali, dia kebingungan katanya nyuruh dipecahin tapi sekarang disuruh di  susun lagi ! setelah beberapa jam dia berhasil menyusun gelas itu kembali dengan lem dan berkata apakah kau telah memaafkanku? Dan aku hanya bias tersenyum dan berkata “awalnya gelas itu cantik dan utuh namun kau telah menghancurkan gelas itu tepat di atas kenangan kita, dan ketika kau mencoba untuk menyusunya kembali sampai utuh seperti ini tapi lihatlah garis-garis goresanya masih adakan ? ia tak’n pernah secantik dulu tak’n pernah utuh begitupun hatiku sayang awalnya hatiku untuh untuk mu tapi kau telah membuat goresan walaupun kini kau kembali goresan itu masih tetap ada !” iapun hanya terdiam dan akupun berdiri melihat dia terdiam terpaku tersunggkur atas kesalahanya sendiri .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menurut Gue

Menurut gue, kesempatan itu gak datang dua kali. Ketika ada kesempatan maka manfaatkan kesempatan itu jangan lo sia-siain, dalam hubungan ketika dia tak bisa memperjuangan kesempatan itu sulit untuk memberikan kesempatan ke-2 itu bagi gue ya.  Menurut gue, jika sebuah kepercayaan telah hancur di kesempatan pertama, dan buat gue kecewa. Gue gak mau kembali kecewa, gue gak mau ambil resiko jika suatu saat dia melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Menurut gue, sabar itu penting. Coba aja lo sabar mungkin ceritanya gak bakalan gini, gak bakalan ada yang  kecewa dan dikecewain, coba deh berpikir lebih positif ke arah depan jangan nengok ke belakang mulu, apa sih mikirin masa lalu, yang malah bikin lo semakin terpuruk dan tersesat, sedih gak jelas, sakit iya. Menurut gue, ketika lo mencoba bangkit dari keterpurukan lo, lo harus bisa menghapus semua potret tentang dia di hati lo, jangan setengah-setengah kalo lo ingin cepet Move on, ya mungkin lo susah lupain dia, ...
Kesalahan fatal yang gue buat skenarionya sendiri, remaja labil seperti gue emang sulit menetapkan sebuah perasaan kadang gue bilang "suka banget", "cinta banget", "sayang banget" tapi tak jarang gue juga bilang "benci banget". Pernah gak sih lo pikir saat remaja kayak gini kita tuh kayak orang gila kadang mesem-mesem sendiri, ketawa sendiri, bahkan marah-marah sendiri. Itulah remaja emosinya masih memuncak dengan hati yang masih labil. Ketika telah mengenal cinta ada dua pilihan, hancur atau bahagia. Bagi lo yang masih sekolah jangan harap prestasi lo naik ketika lo tlah mengenal problem cinta. Gue sendiri korbanya hahaha malah curhat, prestasi turun, nilai ujian anjlok, belajar gak fokus, pikiran kita gak singkron dengan hati. Situasi seperti ini yang sering di alami kita jika kita mengenal apa itu problem cinta. lo tau Galau? iya Galau, pernah ngerasain? Bohong banget kalo lo gak pernah ngerasain apa itu galau toh dari anak kecil ...

Qori, Pencuri Kepingan Hati

Dalam membaca Al-Qur’an harus menjaga ucapan agar tidak keluar dari kaidah makhorijul huruf dan shifatul huruf serta melantunkan suara agar merdu terdengarnya, namun ada yang lebih penting dari itu yakni memahami akan makna yang ada di dalamnya kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari-hari Alloh S.W.T berfirman “Orang-orang yang kami turunkan kitab kepadanya, mereka membaca dengan sebenar-benarnya” (QS.Al-baqaroh:121). Imam Al-Ghozali berkata bahwa membaca Al-Qur’an dengan sebenar-benarnya adalah mengikut sertakan lisan,akal,dan hati. Akupun hanya bias terkagum-kagum dengan suara sang qori   yang setiap qobla subuh dan maghrib melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, ia membacanya dengan hati sehingga aku terhanyut mendengarnya, aku semakin penasaran siapa yang membaca ayat suci Al-Qur’an semerdu itu. Sepengetahuanku hanya pak ustadz Solihin dan pak Rois yang selalu mengaji di mesjid Al-falah, bahkan aku sudah hafal akan suara mereka. Namun akhir-akhir ini ada suara baru yang m...